Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa.
"Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?"
tanyamu.
Kita abadi.
YANG FANA ADALAH WAKTU - Sapardi Djoko Damono
p.s.
Dan kata barangkali atau mungkin membuat aku mencintaimu terdengar lebih masuk akal. Seperti Fernando Pesoa pernah bilang, "I write down what I feel in order to lower the fever of feeling."
No comments:
Post a Comment