Showing posts with label Movies. Show all posts
Showing posts with label Movies. Show all posts

Monday, November 7, 2011

A CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE





"Siapapun kita, pasti punya seseorang yang kita suka secara diam-diam. Saat kita ingat orang itu, kita merasa.. Hmm.. Seperti sesak di dada. Tapi kita terus menyukainya..
Walaupun aku tidak tahu dimana ia sekarang, bagaimana kabarmya.. Tapi dialah yang membuatku seperti ini.."

Hal kecil yang disebut CINTA..
:)








Yes, hari ini menganggur dirumah.Alhasil memutuskan diri untuk nonton aja. Banyak koleksi film di laptop yang emang belom sempet di tonton. Yang dari tadi pagi nonton A Nightmare on ELM Street trus sampe nonton A Crazy Little Thing Called Love ini. Film dari Thailand bergenre Komedi Romantis ini sebenernya sih cerita filmnya standart.. Entah kenapa ni film malah ninggalin kesan dalem pas abis nontonnya. Mungkin karena pengaruh cerita yang real banget kali yee (curcol hahaha). Nonton film ini berasa balik lagi ke jaman gue SMP pas gue lagi 'ngidap' cinta monyet atau cerita ini lumayan mirip sama kisah gue yang terakhir, suka sama orang, orang itu gatau yang akhirnya, saking udah lamanya mendem, gue ungkapin, tapi waktunya udah telat. Gue masuk di waktu yang salah..*nangis seember (curhat lagi daahhh -__-). Oke inaff ! Penasaran sama ceritanya? Nih gue ceritain !

"Based on the true story of everyone.."

Film ini bercerita tentang Nam (Pimchanok Luevisetpaibool), seorang siswi SMP, 14 tahun, berkulit hitam, memakai kacamata dan kawat gigi, lengkap dengan potongan rambut yang jelek membuat Nam diledek itik buruk rupa, yang jatuh cinta sama seorang murid baru di sekolahnya yang lucu juga ganteng. Namanya Chon (Mario Maurer). Nam mulai jatuh cinta sama Chon sejak Chon tiba-tiba jatuh di depannya dan ngasih mangga sama dia.



Mulai dari saat itu Nam berusaha agar bisa menarik hati Chon. Nam, dan teman-temannya adalah gadis biasa, yang sering berpikir tentang lelaki idaman mereka.


Nam selalu mampir di cafe sepulang sekolah dimana disitu Nam bisa melihat Chon berhenti di lampu merah dengan jelas.


Teman-teman Nam yang tau akan hal itu langsung ngegodain Nam, tapi Chon ga liat.



Chon itu ganteng dan baik hati, itulah yang membuatnya begitu populer disekolah. Sama kaya adiknya, teman-teman Nam pun berpikir hal yang sama. Nam ga mungkin punya pacar kalau penampilannya masih seperti itu. Dengan kulit gelapnya, kaca matanya, dan rambutnya yang 'biasa'.
suatu hari, ketika mereka lagi-lagi nongkrong di cafe sepulang sekolah, mereka menemukan sebuah buku yang berjudul '20 cara agar senior menjadi pacarmu'. Meski awalnya malu-malu, tapi akhirnya Nam pun setuju untuk mengikuti kiat-kiat yang ada di buku itu


Suatu hari, Nam dan teman-temannya bergabung dalam klub drama setelah di paksa oleh Ibu Guru Inn (Sudarat Budtporm) . Yang sebenernya Nam dan teman-temannya milih untuk bergabung di klub tari, namun karena mereka membuat keributan saat antri mendaftar, maka mereka pun di usir.
Pada saat pergelaran sekolah, klub drama memutuskan untuk menampilkan drama Putri Salju, Nam terpilih menjadi Putri Salju. Pin (Khachamach Promsaka Na Skolnakom), teman satu kelasnya Chon, turut membantu klub drama untuk mendandani mereka.dan Nam pun, tampil menjadi seorang putri salju yang cantik.


Sayang, pada hari itu, Chon pergi mewakili sekolahnya dalam lomba fotografi. Nam sangat kecewa karena Chon tidak melihatnya. Diam-diam ada seseorang yang memperhatikan Nam, namun orang itu bukan Chon, melainkan Top (Acharanat Ariyaritwikol) , sahabat Chon.


ketika pergelaran selesai, Nam pun pergi ke ruang ganti dan menemukan sebuah apel yang di tujukan untuknya.


Setelah pergelaran, Nam menjadi sedikit populer karena video pergelaran putri salju mereka di putar setiap hari di tv kantin. Hari demi hari berlalu, Nam telah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik, rambutnya panjang dan kulitnya pun lambat laun menjadi lebih cerah.

Saat hari kasih sayang, Nam mendapat banyak sekali hadiah, namun itu tidak membuatnya senang, ia masih menunggu hadiah dari seseorang yang benar-benar ia cintai, Chon.
Dan tiba-tiba temannya memanggilnya untuk cepat keluar. Ternyata Chon udah ada disana sambil ngebawa bunga mawar putih yang kaya abis dicopot dari pot nya. Dikasihnya bunga itu ke Nam.



Tapi dia malah bilang, "Nam, ini dari temanku". Nam pun kecewa.


----------

Suatu hari, Top menyatakan cinta kepada Nam. Dia meminta Nam untuk menjadi pacarnya. Nam bingung banget dan ga tau harus ngomong apa. Nam diam, dia ga ngomong sepatah kata pun. dan Top menganggap Nam menerimanya.

Hari-hari dia lalui bersama Top. Top selalu mengajak Nam menonton pertandingan sepak bola dimana Chon bermain disana. Sebenarnya Nam sedikit beruntung karena dengan dekat Top, Nam juga bisa selalu melihat Chon. Sejak dekat dengan Top, Nam sering di ajak Top ke acara teman-teman Top.
Hari itu, ulang tahun Cherry, sahabat Nam. Nam tidak bisa datang karena Nam sendiri sedang bersama Top, Chon, dan teman-temannya. Malam harinya, ketika Nam dan teman-teman Top sedang bersenang-senang, Top mencium pipi Nam.



Hal itu sungguh membuat Nam marah. ia pun meminta Top untuk tidak mengantarnya lagi, tidak usah menggangapnya pacar karena nam sendiri memang tidak pernah mengatakan kalau dia setuju menjadi pacar Top. Top sangat kecewa terhadap Nam, ia lalu mendatangi Chon.
Dia meminta Chon untuk ga mendekati dan menyukai Nam. Top tidak menuduh Chon, namun ia cuma ga pengen sahabat terbaiknya menyukai gadis yang sangat ia cintai.

Esoknya Nam menemui teman-temannya, ia meminta maaf karena dia sering meninggalkan mereka. mereka lalu berpelukan dan menangis bersama.



Hari perpisahan pun tiba.
Nam mendapatkan juara pertama di kelasnya sehingga ia dapat melanjutkan pendidikannya di USA.
Namun Nam takut ia tidak akan bisa bertemu Chon lagi. jadi ia, dibantu para sahabatnya, ingin menemui Chone dan mengungkapkan perasaannya.
Nam lalu pergi ke kolam renang sekolah untuk menemui Chon , Nam lalu emberikan setangkai bunga dan mengungkapkan semua perasaannya.
"aku telah mencintaimu selama tiga tahun ini, aku sengaja mengubah diriku agar kamu mau melihatku, aku ikut klub drama, mendaftar klub tari, mejadi mayoret, semua ini aku lakukan agar kamu melihatku. agar kamu mencintaiku"

Tapi ia begitu kecewa ketika melihat tulisan "Pin Love Chon" di baju Chon.
Chon pun mengakui bahwa dia dan Pin udah jadian sekitar seminggu yang lalu.
Nam terlihat sangat terpukul, namun ia berusaha untuk menutupinya dan mengatakan bahwa Chon dan Pin sangat serasi.


She said ok, honestly she wasn't.

Chon pulang ke rumah. Ia sangat senang setelah mengetahui bahwa ia diterima menjadi pemain sepak bola di sebuah klub di Bangkok. ketika ia masuk ke kamar, ia mengeluarkan sebuah buku. ia membukanya, dan tersenyum melihat semua foto Nam disitu. Buku itu penuh dengan foto Nam. Chon sangat mencintai Nam, jauh sebelum Nam berubah menjadi gadis yang cantik.



Dia buka foto itu satu persatu, dia teringat ketika ia memberikan bunga ke Nam dan mengatakan kalau itu dari temannya, ia sangat malu untuk mengakui jika bunga itu ternyata adalah darinya. ia begitu malu untuk mengakui kalau apel yang diberikannya untuk Nam adalah darinya, ia terlalu malu untuk mengakui kalau ia mencintai Nam.
Chon lalu menutup bukunya, ia bawa buku itu, lalu ia pergi. ia pergi ke rumah Nam dan meletakkan buku itu tepat di depan pintu rumah Nam. lalu ia pulang.


9 tahun kemudian...

Nam kembali ke Thailand setelah menjadi seorang designer terkenal di Amerika. Dalam sebuah acara talkshow, Nam ditanya ia ingat buku ini?Kkemudian sang pembawa acara menunjukkan buku yang di letakkan Chon di depan pintu rumahnya dulu. Jelas Nam ingat, namun Nam tidak tahu siapa pemilik buku ini sebenarnya. Kemudian sang pmbawa acara berkata, "Nam, ayo kita lihat siapa pemilik buku ini"
Tiba-tiba Chon muncul di belakang Nam sambil membawa karangan bunga.


Mereka sama-sama terdiam dengan pikiran masing-masing,


Hingga akhirnya si pembawa acara berkata, "Nam, apakah ada yang ingin kau katakan padanya?"
Nam  : "apakah kau sudah menikah?"


Chon : "aku sedang menunggu seseorang pulang dari Amerika".


HAPPY ENDING !! :):)
Film ini bikin ketawa, senyum-senyum sendiri, sedih, nangis.. Nonton deh !
cao !


sourches : many sites,
photos : mostly captured by myself

Monday, July 11, 2011

SERENDIPITY


film lamaa tahun 2001. tapi bagus. so sekarang mau bikin sinopsisnya. sinopsis film Serendipity. hmmm... manusia emang bebas buat mutusin sesuatu sesuai sama kepengenannya. tapii apa takdir punya peranan besar dalam hidup manusia? trus apa dong yang mesti dilakukan seseorang terhadap takdir yang harusnya terjadi sama dirinya ?

           Lima hari sebelum natal tahun1994, Jonathan Trager (John Cusack) dan Sara Thomas (Kate Beckinsale) saling rebutan sepasang sarung tangan di Bloomingdale's Department Store di Manhattan, New York. mereka berdua sama-sama punya pacar serius, tapi ga ada maksud buat selingkuh atau mengkhianati pacar masing-masing,  mreka menghabiskan malam berdua. makan di Cafe kecil dan romantis Serendipity, maen ice skating di Rockefeller Center, trus ngobrol deh kaya yg udah kenal lama gituuu. pas mereka mau pisah, Sara  nulis nomer telponnya di selembar kertas. Tapiiii... kertasnya ketiup angin pas dia mau ngasih ke Jonathan. karna Sara orangnya percaya banget sama takdir n nasib, Sara justru make duit 5 dollar yang udah ditulisnya nomer hape Jonathan. Gak cuma itu, Sara juga nulis nomer telponnya di buku yang dia mau jual ke toko bekas. menurut Sara, kalo emang ditakdirkan untuk sama-sama, suatu saat nanti, somehow, mereka pasti bakal nemuin uang dan buku itu.
                Adegan pindah ke tahun 2001. Jonathan masih tinggal di New York dan Sara di San Fransisco sebagai psikolog. keduanya sedang bersiap untuk menikah dengan tunangan masing-masing, tapi disinii mereka masih saling inget. hari pernikahan Jonathan pun makin deket. Jonathan berusaha buat nglupain Sara. tapi tiba-tiba sarung tangan yang dulu mereka rebutin ada di depan mata. belom lagi Jonathan dapet hadiah pernikahan dari tunangannya yang ternyata adalah buku yang berisi nomer telepon Sara dulu (sumpah ga modal ni cewe. ngasih buku bekas buat hadiah pernikahan -_____-"). daripada nyesel, Jonathan pun brusaha nyari Sara.kalopun emang Sara udah nikah, dia janji ga bakal ngegangguin kehidupan Sara.
                  Naaahhh... disiniii.. si Sara pun begituuu. sebelum nikah, dia brusaha juga nyari tau kabarnya si Jonathan. Dia dateng lagi ke New York trus ngedatengin tempat-tempat di mana mereka dulu ngabisin waktu sama-sama. disuatu sisi, si Jonathan  juga dateng ke arena Ice skating Rockefeller Center dengan harapan Sara bakal dateng kesana juga. Lama nungguin, Sara ga keliatan juga. Jonathan udah pasrah aja sih. dia ngerebahin diri di tengah lapangan ice skating yang dingiiinnnn. entahn gimana, akhirnya Sara dateng  trus ngampirin Jonathan yang sedang terpanaa. SELESAI deeehh :D

aaahhhh... New York emang bener-benerr deeehh. indah bangeeett >.<
hujan saljunya ngebuat suasana jadi tambah romantisss huhuhu *mupeng* hi-recommended deh buat ditonton kamu ! cao.

Jonathan: So are you gonna meet your boyfriend now or what?
Sara: No, I think he's out probably doing what you're doing.
Jonathan: Getting a crush on somebody else's girlfriend? No, I'm sorry, I just meant I had a really nice time. You know, maybe you should give me your phone number. Just in case.
Sara: In case of what?
Jonathan: In case of life. I just had a really great time and for all we know I wouldn't be able to find you again.
Sara: Well, if we're meant to meet again, we'll meet again. it's just not the right time now.
Jonathan: Maybe we're supposed to meet on British time and we're five hours too early.
Sara: You don't have to understand. You just have to have faith.
Jonathan: Faith in what?
Sara: Destiny 

quote : IMDb 

Saturday, March 19, 2011

Taiyou No Uta ( A Song to the Sun)

Hmm. Ga ada kerjaan. Mau bikin sinopsis tentang film drama Jepang yang baru aja gue tonton deh. Iya, pengennya emang mau belajar buat persiapan senen besok. Tapi apa dayaaaa... hiks
Film yang beruntung kali ini ditonton sama gue adalah TAIYOU NO UTA or in English itu artinya A Song to the Sun . Hahaha

Film luncuran tahun 2006 ini nyritain tentang idup seorang cewe umur belasan tahun gitu kayanya sih sekitaran 16 Tahun . Anak cewe yang namanya Amane Kaoru (Yui) ini menderita sakit semacam skin ailment gitu, nama penyakitnya xeroderma pigmentosum (XP), penyakit yang berpotensi mematikan buat dia kalo dia kena radiasi ultraviolet sinar matahari aja (kasian yaaa..)
Selama 16 tahun dia idupnya sumpah flaaaat banget, mana kaga bisa sekolah..Dia cuma bisa nyanyi dan gitarnya adalah barang yang bisa ngehibur dia. Kerjaan dia ini tidur dari pagi sampe sore, trus malemnya baru dia keluar rumah ampe subuh sekitar jam 04.00. Dia biasa nyanyi maen gitar di depan stasiun. Dia juga suka sama cowo namanya Fujishiro kouji ((Takashi Tsukamotoyang seneng surfing yang suka lewat di jalan depan rumahnya, yang biasa dia liat Kouji dari  atas jendela  kamarnya. Nah waktu pas dia lagi nyanyi di stasiun ditemenin sama sahabatnya, Misaki , dia ngeliat Kouji melintas, eeehh dia samperin dan tanpa tedeng aling-aling dia langsung ngenalin dirinya sama Kouji tanpa ngasih tau tentang illness-nya dia itu yang pasti. yaudah si Kouji cuma bisa cengo doang ngeliatnya. 
Pas malem berikutnya mereka ga sengaja ketemu di tempat duduk pinggir jalan yang suka Kouji nunggu temen temennya waktu mau sekolah. Dari situlah mereka deket, Kaoru dibawa ke Yokohama naek motornya si Kouji. Disitu Kaoru nyanyiin dua lagu. Baguuuussss banget, suaranya itu loh keren banget !! Dia nyanyiin lagu Good-bye Days and Skyline yang disitu ditonton sama banyaaak orang. Intinya sih disini Kouji nembak Kaoru, and pas mereka mau pulang Kaoru kaya orang cemas gitu pas tau jam udah sekitar 4.30 pagi yang tandanya matahari udah mau muncul, lari deh dia kerumahnya. Orang serumahnya nyariin dia. Kouji langsung bingung kan yaa, kenapa gitu sama Kaoru, tapi akhirnya sih dia dikasih tau Misaki tentang penyakit yang diderita sama Kaoru. Kouji sedih... Kaoru minta putus tapi Kouji masih tetep mertahanin Kaoru. Dia ga peduli Kaoru kaya gimana dia tetep masih sayang. Tau si Kaoru suaranya bagus trus berbakat jadi penyanyi, si Kouji pengen ngedaftarin Kaoru rekaman, dia rela tuh ngejual selancarnya trus kerja part-time gitu demi ngumpulin duit buat Kaoru jadi rekaman. Kaoru mau, tapi pas lagi latian, tangannya tiba2 ga bisa maenin gitar, pas diperiksain ke RS sama nyokap bokapnya ternyata si Kaoru otaknya udah mulai bereaksi sama semua itu dan lambat laun kata dokter semua badannya bakal ngelumpuh trus mati. Papanya Kaoru sedih banget pas tau itu.. Yaah walaupun udah ga bisa maen gitar Kaoru tetep masih bisa nyanyi kan. Akhirnya nyanyi deh dia, rekaman.
Kouji sebagai janjinya ngajak kaoru ke pantai buat ngeliat dia surfing, si kaoru ini pake baju mirip jas ujan gitu nutupin seluruh badannya dari paparan sinar matahari. Endingnya sih Kaoru mati juga, dia mati didalam peti bertabur sama bunga matahari. CD rekaman Kaoru juga dirilis dan jadi diputer di radio seantero Jepang.. Diakhirnya di gambarin Kouji berlenggang jalan sambil dengerin suara nyanyian Kaoru di earphones-nya.
SELESAI

Hahaha panjang banget ya ceritanya tapi seru loh walaupun ending-nya sedihin gitu.Dan ini gue lampirin lagunya deh yang bagus menurut gue, tapi udah diartiin ke Englishnya. Lumayan sih.. Rada ga jelas.. wakakak tapi ada gambaran kok :)


Good-Bye Days
Because I want to meet you now
That's why I decided
This song in my pocket, I want to let you listen to it.
Raising the soft volume to make sure it's just right
Oh good-bye days, I know things are going to change
Until yesterday, so long...
Unstylishly but staying gently by my side, that's why
La la la la with you
Passing you
One side of my earphones
Slowly, in that moment when the music starts flowing
Do I have the ability to love you properly?
But sometimes I'll get lost
Oh good-bye days, now it's beginning to change, but deep inside my heart it's alright
Unstylishly but staying gently by my side, that's why
La la la la now with you
If I could, I don't want to think about the sadness
But you'll definitely turn up, won't you?
At this time, with a smile, yeah Hello my friend, how shall I say this?
It's fine even if I say it out loud
When I'm humming the same song, I wish I were by your side
I'm glad I meet you, uncool brand of kindness
La la la la good-bye days...