Wednesday, February 10, 2016

It's All Love

Yes, today I come up with no poem of Mr. Sapardi, but a story about love. I got this from Jen's Timeline and I think it's good to be a thought for many people who usually ask the same question about, "Am I with the right partner?" 
I promise you, this one is also worth reading. 


During a seminar, a woman asked, "How do I know if I am with the right person?"

The author then noticed that there was a large man sitting next to her so he said, "It depends. Is that your partner?" 
In all seriousness, she answered "How do you know?" 
"Let me answer this question because the chances are good that it's weighing on your mind.", replied the author.

Here's the answer.

Every relationship has a cycle… 

In the beginning; you fall in love with your partner. You anticipate their calls, want their touch, and like their idiosyncrasies. Falling in love wasn't hard. In fact, it was a completely natural and spontaneous experience. You didn't have to DO anything. That's why it's called "falling" in love.

People in love sometimes say, "I was swept of my feet." Picture the expression. It implies that you were just standing there; doing nothing, and then something happened TO YOU.

Falling in love is a passive and spontaneous experience. 

But after a few months or years of being together, the euphoria of love fades. It's a natural cycle of EVERY relationship.

Slowly but surely, phone calls become a bother (if they come at all), touch is not always welcome (when it happens), and your spouse's idiosyncrasies, instead of being cute, drive you nuts. The symptoms of this stage vary with every relationship; you will notice a dramatic difference between the initial stage when you were in love and a much duller or even angry subsequent stage.

At this point, you and/or your partner might start asking, "Am I with the right person?" And as you reflect on the euphoria of the love you once had, you may begin to desire that experience with someone else. This is when relationships breakdown!

The key to succeeding in a relationship is not finding the right person; it's learning to love the person you found.

People blame their partners for their unhappiness and look outside for fulfillment. Extramarital fulfillment comes in all shapes and sizes.

Infidelity is the most common. But sometimes people turn to work, a hobby, friendship, excessive TV, or abusive substances. But the answer to this dilemma does NOT lie outside your relationship. It lies within it.

I'm not saying that you couldn't fall in love with someone else. You could. And TEMPORARILY you'd feel better. But you'd be in the same situation a few years later.

Because (listen carefully to this):

The key to succeeding in a Relationship is not finding the right person; it's learning to love the Person you found.

SUSTAINING love is not a passive or spontaneous experience. You have to work on it day in and day out. It takes time, effort, and energy. And most importantly, it demands WISDOM. You have to know WHAT TO DO to make it work. Make no mistake about it.

Love is NOT a mystery. There are specific things you can do (with or without your partner), Just as there are physical laws Of the universe (such as gravity), there are also laws for relationships. If you know how to apply these laws, the results are predictable.

Love is therefore a "decision". Not just a feeling.



Remember this always: 
God determines who walks into your life. It is up to you to decide who you let walk away, who you let stay, and who you refuse to let GO....!!! 



:)

Wednesday, November 4, 2015

Tetesan Rasa


Tidakkah kau dengar bicaraku, Hujan?

Sudah tulikah dirimu?

Atau aku masih bicara dalam hening rasa hati?

Atau mungkin aku sudah mati rasa?

Karenanya, atau karenamu?

Karena kembali aku tak bisa menggenggamnya…

Apalagi menggenggammu…

Tak setetes pun…

Posted via Blogaway

Saturday, February 16, 2013

KUKILA


REMEMBERING THE PAST
Mengenang masa lalu, mengambil pelajaran darinya, dan berjanjilah bahwa hidup di masa depan akan lebih baik.

Kukila - dia mantan pacar saya. Itu bukan nama aslinya. Dulu kami punya sepasang tokoh khayalan. Kedua tokoh itu saling berkirim surat di sebuah buku tebal. Kukila dan Pilang. Jika malam ini buku itu ada dikamar saya, saya sebagai Pilang akan mengirim surat dan meyerahkan buku itu kepadanya esok harinya.
         Ciuman pertama saya terjadi diruang tamu rumahnya. Saya mengenang ciuman itu dalam sebuah puisi berjudul Hujan Rintih-Rintih yang kemudian menjadi judul kumpulan puisi pertama saya. Ya, waktu itu hujan. Di rumahnya cuma ada saya, kakaknya dan dia. Saya mengantarnya pulang dari kampus. Di perjalanan, kami basah. Dia meminjamkan salah satu t-shirt miliknya dan membuatkan segelas teh untuk saya. Dia duduk di dekat saya. Saya memegang tangannya, cukup lama, saling menghangatkan telapak tangan. Dia menunduk saja. Saya menarik dan mengecup keningnya, setelah sebelumnya mengecup punggung tangannya. Dia mendongak dan saya mengecup bibirnya. Saya tidak mau menceritakan lebih detail lagi. Saya kira, malam itu saya membuat hujan di luar jendela rumahnya menggigil karena cemburu.


Sunday, December 23, 2012

ALASAN KENAPA SAYA MASIH SUKA BELI KASET DVD BAJAKAN

everybody has their own reason of whys they want or don't want to buy pirated DVDs. this's mine (i don't care what ppl will say about this) :


Yang asli harganya sekitar 180.000 Rupiah atau kalo dalam dolar US $ 18. Murah? Nih ya lo bakal mikir ala gw. Di sini, setara dengan:

  • 3 kali gw makan pasta sama temen2 gw 
  • 24 kg gas emak gw suka beli (2 tabung gas)
  • pulsa hape gw selama sebulan
  • tagihan inet gw selama 1 bln
  • 18 bulan uang sekolah bagi anak-anak yg disponsori sama ibu saya dan geng nya
  • 36 set makan nasi tumis bayam--telur goreng-tempe -sambel kalo lo makan di warteg
  • satu pesawat tiket Jkt - Singapura dengan AirAsia 
  • tagihan listrik selama sebulan ketika gw tinggal sama teman-teman di sebuah rumah pas intership
  • 4 kali pergi ke bioskop di akhir minggu dgn tambahan Rp. 20.000,-
  • 1 kali hair-spa di salon
  • setengah harga DVD player (360.000 harga aslinya)
  • 180 jam telponan pake hp CDMA Esia
  • 36 Oreo McFlurry kesukaan gw, tidak - termasuk ekstra pajak 10% 

Yeap, dan siapa yang kehilangan keuntungan besar? Bintang Hollywood dan produser-produser yang punya rumah di deket pantai dgn harga milyaran dolar?  Saya pikir tidak apa-apa.



  • Yang bajakan harganya 6000 rupiah atau US $ 0,6. Sebenarnya itu 5000 kalo belinya di Mall, kecuali gw, klo gw kaga terlalu suka pergi ke sana.
  • Bajakan itu pun kaset DVD nya bagus baguusssss dan ga kalah dari bioskop
  • Kalo untuk masalah menghargai karya seni, gue ga peduli. klo lo bilang "coba lo yg jadi artisnya, lo ga sedih?" ENGGA. ngapain gw sedih. kan gw bs kaya  udahan dr bayaran ntu film, trus org2 kaya yg kelebihan duit itu jg paling udah beli yg original, saatnya yg taraf bawah deh yg kenal sama gue lewat yg bajakan. biar mreka semua tau kalo gue artis. HAHAHA

Friday, April 13, 2012

Sweetest Letter Ever!


Rahayu,

Besok Kamis 12 April 2012 mungkin akan jadi awal yang baru untukku. Episode lanjutanku dalam menapak lembar kehidupan politik yang kurintis sejak lama. 

Jujur banyak hal yang kutakutkan dalam menyambut esok hari itu. Dan yang paling kutakutkan adalah jika dengan amanah baru itu aku akan kekurangan waktu, waktu untukmu May, waktu untuk sekedar menyapa dan berbagi cerita layaknya beberapa bulan terakhir.

Aku mohon beribu maaf kalau sampai itu yang terjadi. Tapi bagaimanapun nanti dampaknya, aku mohon kamu bisa tetap percaya bahwa aku akan selalu sama, memegang janji untuk menjaga hati ini hanya untukmu.

Aku masih terus berharap suatu saat kita bisa saling memiliki, saling mengerti, saling membantu, saling berkorban dan menyatukan jiwa raga hingga akhir hayat.

Biarlah Sukarno memiliki Fatmawati, Suharto memiliki Hartinah, Habibie memiliki Ainun, Wahid memiliki Sinta, Megawati memiliki Taufiq, Yudhoyono memiliki Ani. Dan kubiarkan kau memilikiku, seutuhnya. 

Kudoakan agar Allah SWT selalu melindungimu dan menganugerahkan kesehatan serta keselamatan dalam menunaikan kewajiban mulia menuntut ilmu demi kemajuan bangsa dan negara di masa depan.

Jangan lupa syukuri dan manfaatkan waktu dengan selalu beribadah ya May. 

Selamat berkarya disana, semoga Allah SWT selalu melindungi, memberikan kasih sayang dan memberi petunjuk serta ridho-Nya kepada kita semua dalam melaksanakan tugas masing-masing. Amin.



Yang insya Allah selalu mencintaimu,

R M B P R




Halooooooo!! 

Bingung ya? Hehehe. Iya itu surat dari seseorang. Sebenernya sih ga ada maksud apa-apa. Hari itu, baruuuuu aja buka mata bangun tidur, ngecheck ada popoup notification message. Gue baca, sampai habis. I thought that was the sweetest letter for me ever! Mungkin di jaman sekarang (atau kalo gue ikutin pikiran gue yang kadang sok modern ini) gaya surat kaya gini tuh jadul banget ya ga?! Mungkin lebay atau apalah namanya. But you know what? Gue ga tau ya, rasanya itu hal pertama yg ngebuat gue senyum untuk pertama kali di pagi itu. hahahaha. Berasa lagi di jaman Kartini gitu gue... atau dizaman orang-orang yg tersebut diatas itu hidup. Soalnya gue jg pernah baca gaya penulisan kaya gitu itu ya waktu Pak Sukarno atau Pak Habibie gitu lah. Dan itu membuat damai jiwa gue dipagi hari itu. *tsaaahh

Ini bukan berarti gue suka yg jadul-jadul. Mungkin ini karena situasi, kondisi, prasaan pada saat membuka mata dan orang yang menulisnya kali yaaa yang bikin ngaruh. Hahaha. Tapi sebenernya ini bukan hal pertama yg ditulis orang itu atau orang lain, tp entah kenapa baru kali ini surat yang berasa bikin gue kangen belajar sejarah.. Dan kangen buat ngebaca cerita romansa orang-orang pembesar Indonesia waktu dulu. Intinya sih kalo waktu itu gue cuma bisa ngerasain 'lemes'nya ngebaca surat yg ditulis dan dikirim orang lain di dlm buku, skrg gue udah dapet satu. hahaha *norak :p


That letter made me fly to my hi-fantasy and that had made my day !



and for you,




Thank you for makin' me happy. And I'm sorry I couldn't do the same...



p.s. RAHAYU dalam bahasa Jawa artinya Cantik.


Saturday, March 31, 2012

Dwi Meli Fitriyana




Hari ini, tadi pagi, mama bongkar2 foto2 waktu aku masih kecil dulu. Dan aku tertegun tb2  ketika aku melihat foto kita berdua sedang memegang mic dan sepertinya kita sedang bernyanyi diacara ulang tahun kamu. Kita bertetangga, rumah kita berhadapan. Kita yang dulu suka jalan sambil bergandengan tangan, potongan rambut yg sama, berkulit sama hitam manis. Dan itu yang membuat kita kadang terlihat seperti anak kembar kalo dilihat dari belakang. Berangkat sekolah bersama, melihatmu tumbuh lbh dewasa daripada aku, kamu mulai mengenal cinta.monyet dan akupun terlupakan. Melihat kamu lbh memilih dekat dgn wanita itu.. Wanita yang saya sangat yakin yg membuat kamu jadi seperti sekarang ini... Dan kemudian aku pun pindah rumah. Kita ga pernah ketemu lagi sehabis itu.

Kangen...

Sedih ya rasanya udah 10 tahun ga ketemu. Aku ke Jakarta 2 tahun lalu. Aku menyempatkan untuk bertandang kerumah kamu. Harapannya sih aku bakal tau kalo kamu bakal WAH! Karena yaahh.. Kamu berasal dr kluarga yg sangat teramat tercukupi pd saat itu. Sekarang pun masih.. Tapi bukan itu masalahnya. Aku masih ingat sekali. Waktu itu di siang hari..

Ibumu : Wahh Yanti apakabar Nak? Sudah lama gak kesini ya.

Aku : Baik tante....

(mencoba untuk berbicara melepas kangen dengan ibumu dahulu untuk berpuluh menit. Tetapi tiba2...)

Ibumu : Kamu sudah besar ya skrg.. Cantik sekali. Mgkn Meli sudah sebesar ini. (muka ibumu sedih. Tp msh tersenyum. Dan aku mulai bingung dan berbagai hal liar berspekulasi di dlm kepalaku)

Aku : Maksudnya Te? Emang Meli kmn?

Ibumu : Loh? Km blm tau? Ibu sudah memberitahukan berita ini sama Mama mu dulu. 3 tahun yg lalu.

(Aku makin bingung..)

Ibumu : Meli sudah meninggal 3 tahun lalu. Dia kena penyakit komplikasi. Parahnya dia kena kanker paru paru basah. Dia sudah ga terkendali. Dia salah bergaul. Dia suka pergi dari rumah dan jarang plg kerumah. Dia lbh memilih untuk tinggal di emperan jalan drpd tidur dirumah. Dia pernah ditemukan ada di kalimantan oleh teman papanya. Dan keadaannya pada saat itu sudah rusak sekali. Bahkan dia udah ga inget namanya lagi......"

Aku shock. Aku ga bisa nangis. Kamu tau Mel.. Aku kangen loh sama kamu. Kangen kita waktu ketawa2 dulu. Lari-lari kesana kesini.. Kamu ga tau kalo waktu itu aku sedih kamu ga temenan lg sm aku. Tapi kamu harusnya tau kalo wanita itu ga baik buat jd temen kamu! Dia itu wanita liar yg pada usia 14thn dia udah pacaran sama laki2 berumur 20thn. Tapi aku ga bisa berbuat apa apa Mel... Aku masih inget lambaian tangan kamu waktu aku pindah rumah. Tapi setelah itu, kamu gada kabar berita..

Aku tau hidup kamu susah. Aku tau perasaan kamu waktu kamu kecewa sama kluarga kamu. Salah kluarga kamu jg emang klo mereka suka ngataain kamu 'Item' dan suka bilang, 'Kamu anak siapa sih kok beda sendiri. Kakak sama adik2mu putih semua.'

Aku tau kamu sedih.. Aku ngeliat kamu waktu kamu nangis gara2 kamu ga dikasih uang buat beli buku. Sdgkn adik kamu yg memang cantik itu selalu di beri perlakuan istimewa.

Tapi aku kira kamu bisa bertahan....

Aku sempet ga bisa nerima waktu sampe rumah. Aku nangis dan waktu itu aku juga ga bisa nahan amarah aku sama mama.. Sampai aku berteriak, "coba kamu waktu itu temenannya sama aku!! Aku tau aku lbh muda satu thn drpd kamu. Tapi aku tau cara jd teman yg baik buat kamu!!"


Rest in Peace ya Mel. Kalaupun didunia ini memang tdk ada yg sayang sm kamu, Allah ngambil kamu karena Dia lbh sayang sm kamu..

Tapi aku jg sayang sm kamu kok.. And we are always be bestfriends, whatever happens.

:')

See you in the next life yah! Jangan lupain aku!

Menaggapi Issue Kenaikan BBM 2012 dan Demonstrasi Anarkis Mahasiswa


Kalian yg jadi koalisi atau oposisi itu terserah kalian, itu hak kalian.

Kalo kalian yang mungkin merasa 'bisa' itu mengutuk apa yg udah mahasiswa lakuin sama Indonesia juga hak kalian. Tapi saya setuju kok, kalian ga akan pernah tau apa alasan sebenarnya dibalik  mereka ngelakuin semua hal yg sangat merugikan itu. Kalo ada yg bilang mahasiswa itu dibiayai, saya rasa mereka itu BODOH.

Kenapa?

Karena saya juga baru tau ada manusia yang rela dibayar ga seberapa' tapi mereka mau melakukan sesuatu yg RUGI BANGET BUAT MEREKA itu. Saya kasian sama mahasiswa2 itu,udah di cap jelek sama sebagian masarakat muda Indonesia yg 'merasa' lbh baik dari mereka (yg mreka terlalu berlebihan lah, kaya ga ada cara lain buat demo lah, yg harusnya berpikiran lbh maju lah, dll) udah gbs ngapa2in buat Indonesia, udah demo, udah bikin ortu cemas dirumah, udah luka2, udah bljr ga tnang slm dikampus bahkan mgkn malah ga kuliah, 2 hari demo triak2 lari2an.. Tp mreka GOT NOTHING!

Banyak org yg bisanya cuma komentar kaya saya. Itu karna saya ga bisa buat ikutan demo dan saya ga bisa berbuat banyak buat Indonesia, krn JUJUR, saya ga tau mesti apa.

Setiap org punya pahala dan dosa masing2. Kata Onye, stiap org punya bagian dan tugas masing2 yang udah dikasih Tuhan di hidup dia. Kalo kalian bisa kasih saya alasan yang theoritical ttg mahasiswa itu, saya pun bisa kasih anda alasan yg ber'mental' ttg knp saya memberikan statement 'WAJAR' ataa kekerasan yg mereka lakukan.

Mereka kritis, mahasiswa ga ada yg bego! Di phase ini adalah dimana otak mreka lagi kritis2nya untuk menyerap segala informasi yg ada. Mereka suda terlanjur ga percaya lagi dgn para wakil rakyat di DPR. Mereka bukan mengurusi negara malah senang2 sendiri. Korupsi yg sangat amat meraja lela dan kemudian pemerintah ingin menaiikan harga BBM 1500 rupiah. Wajarlah Allah Maha Adil kok. Ga bakal ada orang ganteng klo orang jelek itu ga ada. Ga ada yg disebut org kaya klo org miskin malah kebanjiran duit. Yg pada garis besarnya, semua hal berpasangan. Masing2 pnya bagian dan cara kerjanya msg2. Itu kenapa ada Expert dan Beginner jg.

KALIAN YANG SUKA MEN-JUDGE BAHWA MAHASISWA 'BEGO BANGET"

Bagian mhsswa yg suka demo itu ya ada di demo. Bsnya cm orasi krn mrka gbs apa2. Mreka orasi biar yg lain jg tau.. Disamping mreka msh bnyk generasi muda yg usaha tp blm kliatan atau mgkn malah ga mau bener ikut yg bgtu2-an. Mreka yg merasa bisanya cm sibuk kerja ngebenerin gnerasi muda. Biar pikirannya jg ga pecah2.

Itu jg ada level atau degree di sociologycal status di stiap manusia. Ada yg jd raja, ada jg yg jd kacung. Pasti seperti itu! Mau sbrp tahan kalian blg tidak, manusia itu dianggap sama rata cm pas mrka udah sm Tuhan. Dan cm Tuhan yg bs bgtu. Kita gkn prnh bs gt. Itu gunanya ada kalian 'pengajar', dan mreka 'pendemo' yg ngejaga front line buat kalian. Biarkan aja mrka jelek attitudenya. Klo km sadar km gamau demo dan lbh memilih jalan yg maunya ngebentuk character building yg baik untuk generasi mendatang, lakuin aja. Ga usah.menghiraukan apa2. Fokus! Biar anak didik kalian itu ga kaya mreka nantinya. Biar apa yg kalian kerjakan skrg itu lbh terikat. Biar ga kaya mahasiswa yg suka anarkis dan ga da pemerintah yg egois lagi. Biar aja mreka saling berhadapan, saling perang. Biar habis semuanya! Just focus in your own part! DO IT WELL! Prove it klo emng kalian bnr2 punya niat baik sm Indonesia.

Terima ajalah jalan yg Tuhan udah garisin buat org. Hargai org lain. Hargai ekspresi setiap org dlm mengeluarkan pendapat. Saya, kalian dan mereka itu BEDA. Saya, kalian dan mereka itu mempunyai bagian dan tanggung jawab msg2.

Smg sukses! :)

Tuesday, December 6, 2011

Cinta.. Tik Tik Tik..




Cinta itu seperti bunyi 'Tik Tik' yang turun di atas genting.

Mungkin kaya lagunya Ibu Sud. Lagu tentang hujan yang paling sederhana sekaligus paling romantis.. Yang kadang kalo inget ujan juga inget kamu. Yang ada maupun ga ada. Yang pernah memberi rasa, maupun juga yang mengambil rasa. Tapi ga lupa. Belum lupa.


'Tik Tik'... Jelas itu bukan bunyi biasa. Ia magis. Ia mendatangkan rasa rindu pada momen ketika bersama. Momen ketika berpisah. Mengingatkan masih kepada orang yang sama. Yang pernah ada namun sekaligus tidak ada. Dan malam ini ada 'Tik Tik' di atas genting. Derasnya adalah rasa rindu. Rindu untuk bersama sekaligus rindu untuk berpisah. Bunyi yang mendatangkan perenungan panjang : adakah kebersamaan itu kekal? atau : kekekalan ada di dalam perpisahan?


Jelas ga ada jawaban. Belum ada jawaban.


Cuma bunyi 'Tik Tik' di atas genting. Terlalu malam ia datang. Terlalu cepat juga ia pulang..



Biarkan aku melihat matanya lagi, Tuan.. Adopsi seribu cahaya bintang..

Biarkan aku rasakan sentuh tangannya lagi, Cinta.. Yang mampukanku jatuh walau hanya sekian detik..

Biarkan aku nikmati rekahan senyum itu lagi, Sayang.. Dan biarkanku terbuai..


*Ah selalu saja mellow setiap ada hujan*

Posted via Blogaway

Tuesday, November 22, 2011

Jangan Pernah Lelah Untuk Mendukung Garuda, yaa..

Kurnia Meiga Hermansyah (Keeper Timnas Indonesia)

Yes, here I am. Masih sangat pagi dan mungkin terlalu ikut-ikutan orang untuk memposting tentang timnas 'yang kalah di arena seagames tadi malam'. Talking about this thing is similar as talking about disappointment.
Kenapa gue bilang gitu? Indonesia lagi kecewa atas kekalahannya semalam melawan, MALAYSIA.
Gue mau nyoba analisis ya dengan 'setengah otak gue yang belom tentu ngerti apa-apa tentang bola'.
Gue adalah supporter 'lugu' sang garuda muda. Tentang para punggawa garuda muda dan para supporter-nya.

Garuda muda mainnya bagus banget di awal permainan, tapi entah kenapa pas di akhir mereka jadi pada ancur.

"Seharusnya kita bisa menghajar tetangga sebelum 120 menit. toh, mereka sudah pada keletihan. tapi coba anda lihat, apa yg terjadi?? bagaimana dgn individualisme okto, demam panggungnya wanggai, dan permainan buang2 bola ke depan yg tidak efektif? saya rasa, Malaysia jauh lebih baik untuk urusan permainan dan kolektifitas (itu kalau anda ngerti sepakbola)"
Itu gue copas dari adu argumentasi kakak gue di Facebook. Gue setuju nih kalo yang ini.  Gue salut, gue ngaku kalo skill orang Malaysia itu lebih unggul dibanding kita. Cara mereka mengoper bola sama temen se-tim nya, cara si kiper yang selalu tepat sasaran dengan darimana saja datangnya bola, kalopun kebobolan tapi gerakan dia itu tampaknya selalu bisa membaca darimana bola itu akan datang. Mereka ga makan sendiri itu bola, kerja tim yang sangat bagus yang ngebuat timnas Indonesia sedikit keteteran. Mereka juga kecapek'an kayanya, masih banyak yang cidera dan mungkin kondisi mereka tidak 100% sangat baik dilihat baru beberapa hari mereka usai tanding dan tanding lagi. Lain dengan malaysia yang terlebih dulu beristirahat daripada Indonesia. Bukan, mereka bukan kalah gara-gara supporter mereka sendiri. Mereka kalah di managing field-nya sama ketahanan tubuhnya itu. Mereka cepat sekali merasa lelah.. Itu sih kata Riedl. dan gue setuju!

ada ga yang ga merinding ngeliat ini?

Supporter.Banyak yang 'ngebacot' di Facebook lantaran orang Indonesia sok lebay dengan status dukungan mereka sama timnas, terlalu high expectation, atau belum pantas untuk menerima kemenangan yang bakal berujung pada keangkuhan nantinya.
HEI !! Kalian yang berkomentar seperti itu..
Apa kalian belom sadar kalo Orang Indonesia itu kebanyakan 'Paling baik, paling bangga, paling ramah' sama orang luar negeri? Sama bule yang dulunya negara itu menjajah kita pun, kalo setiap ketemu bule, pasti girangnya setengah mampus yang kadang malah sangat merugikan kalo menurut gue!
Menurut gue mereka wajar ya bersikap kaya gitu. Wong kita udah ga pernah menang selama 20 tahun sebelumnya dan Malaysia jg menang versus kita kemarin di AFF. Wajar ya kalo kita kliatan lebay. Bisa liat ke belakangnya sebentar ? Oke, mari kita pake sistem analogi.
Indonesia : Keluarga, Supporter : anggota keluarga.

apa yang bakal lo lakuin sama mereka yang udah jelas-jelas nyakitin. let's say.. Emak lo. Ada orang yang mencaci maki emak lo, yang ngambilin baju-baju punya emak lo, yang nyakitin secara fisik emak lo gara-gara emak lo emang pnya salah tapi setidaknya masih bisa lah ya kalo diperlakukan secara manusiawi dikiitt aja.
MARAH GA SIH LO KALO JADI ANAKNYA? APA LO MASIH BISA SENYUM ATAU SOK-SOK TEGAR UNTUK NGADEPIN MEREKA? APA IYA LO GA NGELAKUIN APA-APA OR AT LEAST BERDOA ATAU BERHARAP ADA SESUATU YANG BISA BIKIN EMAK LO NGERASA LEBIH BAIK SETELAH DI PERLAKUKAN KAYA GITU? BERHARAP 'SEDIKIT' JAHAT BAHWA SEMOGA SAJA ORANG YANG JAHAT ITU NANTINYA BAKAL KENA BATUNYA SENDIRI ?


Terus, ketika adek kesayangan elo lagi lomba or lebih tragisnya lagi, dia lagi sakit. Dia butuh semangat untuk bisa terus hidup ngelawan dan bangkit lagi. Pada saat dia minta do'a, atau dia minta yang aneh-aneh mungkin disini yang bikin lo malu.. Dia minta lo joget-joget pake baju badut di pinggir jalan. Dan lo tau mungkin hanya itu yang bisa lo lakuin biar bisa bikin dia, adek kesayangan lo, senyum dan untuk sebentar saja melupakan rasa sakitnya.
APA LO BAKAL NOLAK? APA LO BAKAL MASIH NGERASA MALU BUAT NGELAKUIN ITU?
Jawab deh itu pertanyaan gue..

Indonesia juga kaya gitu, bung ! Indonesia itu negara kita, pahlawan susah ngerebutnya waktu dulu, sepak bola adalah satu-satunya ajang dimana rakyat Indonesia terlihat sekali rasa nasionalismenya membela bangsa sendiri. Rakyat Indonesia menyaksikan loh, gimana  jahatnya Malaysia melakukan aksi yang ga manusiawi terhadap para nelayan yang tertangkap melewati daerah perbatasan, Rakyat Indonesia juga tau bagaimana rasanya budaya dari leluhur yang sangat mereka banggakan tiba-tiba di klaim sama Malaysia kalo semua itu punya mereka. Intinya yang gue tau, kalo soal ejek-mngejek, mereka jg sama parahnya sih sama kita. Indonesia, kalo ga di gannggu juga ga bakal ngeganggu lah. buktinya hal-hal sensifitas itu hanya berlaku sama Malaysia saja toh? Tidak berlaku dengan negara lain.

Untuk yang sok wise, bilang kalo supporter kita itu akan sombong atau angkuh kalo kita menang. Gue tanya sama lo, APA SI MALAYSIA JUGA KAGA BANGGA? KAGA SOMBONG? DAN BAKAL NGERASA SOMBONG ATAS KEMENANGAN DIA DARI INDONESIA YANG NOTABENE NGALAAAAAAAHHH MULU SAMA DIA? LO GA TAU KAN?!

Untuk supporter yang suka lebay, yang suka high expectation. Kalian yang mencerca mereka itu coba jawab pertanyaan nomer 2.
"Mereka yang seperti itu tandanya takut berharap , Rhandin . Secara otomatis mereka berarti meng-underestimate . Berlaku sama diri sendiri juga . Jadi supporter emang harus bersahabat sama yang namanya HIGH EXPECTATION ! itu harapan , semangat sekaligus doa . Indonesia adalah keluarga . Dan yang namanya keluarga ga mandang malu untuk ngasih semangat sama anggota keluarganya yang lagi bertarung , tul ?! :-)"
 Gue setuju sama komentar salah satu temen gue ini. Buat mereka yang bisanya cuma diem, nonton dan kemudian berkata, "Yah, ini sih Indonesia pasti bakal kalah." YAELAAAHH Indonesia aja belom tanding, eh ada segelintir rakyatnya yang udah ngomong kaya gitu.
Sakit yee, boooo.. Kalo gue jadi Indonesia, diremehin sama rakyatnya sendiri.
apa bedanya sama,
"Tau ah, gue ga brani nyoba, pasti ntar gue ga menang !"
"Iyalah gue mau kok daftar, gue pasti bisa, gue pasti bisa dapet beasiswa ke Inggris ntar !"
Enak yang mane yang didenger?
HIGH EXPECTATION = PERCAYA DIRI
gue percaya gue bisa menang, setidaknya itu bisa ngasih semangat tersendiri di dalem jiwa gue, KALO  PADA HAKIKATNYA KESEMPATAN ITU MASIH ADA !
Kalo gue ga dapet? Sakit emang.. Kecewa emang sama diri sendiri. Tapi ga bisa terpuruk terus kan? Itulah gunanya kita butuh orang lain sebagai penyemangat. Apa lo bisa ngebayangin kalo elo udah terpuruk gitu, dan ga ada orang lain yang ngedukung lo? Adaaaa, tapi mereka cuma sekedar, 'semangat ya.. lo bisa pasti!" dengan suara yang supeeeeeerrrrr biasa dan kemudian berlalu..
Itu mah kaya kentut ! Ga berarti ape-ape coy !

Supporter Indonesia sudah menjalankan niatnya, mungkin caranya yang sedikit kurang asik.
Untuk pertandingannya, gue rasa Malaysia pantes juga kok menang. Mereka toh juga latihan, trus tanding, dan berdoa sebaik kita. Mereka juga ngebela negeranya semalam itu.
Hargai perjuangan Timnas, jangan hanya waktu menang aja, dan mari kita mulai tinggalkan slogan, " Menang Dipuji, Kalah Dicaci "
Semuanya fair kok, MARI KITA IKHLAS ! :)


Yosh, jam udah nunjukin jam 8. Gue rasa udah cukup deh bercuap yang melibatkan emosi di dada pada pagi hari ini. HAHA Dan gue mesti siap-siap buat ke bandara. Prepare jam 9 mesti cao! Mau ke Palembang nih, mau nonton closing. AH ! Setidaknya kali ini Indonesia menjadi juara umum ya setelah tidak lagi menjadi juara umum beberapa tahun keblakang, dengan perolehan emas yang 100an lebih itu.


Harapan adalah keyakinan yang berserah kepada kewenangan Tuhan. Jika kita sudah melakukan yang terbaik, bahkan kekalahan pun adalah pujian dari Tuhan. Maka marilah kita tetap berlaku penuh hormat. Menghormati yang mengalahkan kita, menjadikan kita petarung yang terhormat.


Rakyat Indonesia, jangan pernah lelah untuk mendukung selalu Garuda-mu yaa .. :)

Sunday, November 20, 2011

10.01 am

Wahai Dhuha yang damai,

Sesungguhnya, aku dapat mendengar harapan dari semua hati di dunia di dalam harapan hatiku sendiri.

Sesungguhnya, di dalam harapan hatiku terdapat perintah bagiku untuk menjadi pembuka jalan dan teladan bagi ketabahan dan kesungguhan upaya untuk memperbaiki kehidupan.

Hanya saja, hatiku cenderung kepada kesedihan dan kemarahan – lebih mudah daripada condong kepada rasa syukur dan kedamaian.

Wahai Dhuha yang anggun menyaksikan perubahan waktu,

Saksikanlah kesungguhan hatiku, untuk menjadi sebaik-baiknya jiwa, yang dalam naik dan turunnya tenaga hatiku, aku akan mendahulukan rasa syukur, memelihara kedamaian dengan keikhlasan, dan membangun kebahagiaan melalui kebahagiaan keluarga dan sesamaku.

Tuhan ku Yang Maha Penyayang,

Lembutkanlah hatiku dan teduhkanlah wajah ku dengan kasih sayang, kuatkanlah upaya aku dengan keikhlasan, dan indahkanlah hidup aku dalam pembahagiaanMu.

Jadikanlah aku jiwa yang tak mampu berlaku kepada sesama selain dalam kelembutan dan keteduhan.

Aamiin