Sunday, November 20, 2011

10.01 am

Wahai Dhuha yang damai,

Sesungguhnya, aku dapat mendengar harapan dari semua hati di dunia di dalam harapan hatiku sendiri.

Sesungguhnya, di dalam harapan hatiku terdapat perintah bagiku untuk menjadi pembuka jalan dan teladan bagi ketabahan dan kesungguhan upaya untuk memperbaiki kehidupan.

Hanya saja, hatiku cenderung kepada kesedihan dan kemarahan – lebih mudah daripada condong kepada rasa syukur dan kedamaian.

Wahai Dhuha yang anggun menyaksikan perubahan waktu,

Saksikanlah kesungguhan hatiku, untuk menjadi sebaik-baiknya jiwa, yang dalam naik dan turunnya tenaga hatiku, aku akan mendahulukan rasa syukur, memelihara kedamaian dengan keikhlasan, dan membangun kebahagiaan melalui kebahagiaan keluarga dan sesamaku.

Tuhan ku Yang Maha Penyayang,

Lembutkanlah hatiku dan teduhkanlah wajah ku dengan kasih sayang, kuatkanlah upaya aku dengan keikhlasan, dan indahkanlah hidup aku dalam pembahagiaanMu.

Jadikanlah aku jiwa yang tak mampu berlaku kepada sesama selain dalam kelembutan dan keteduhan.

Aamiin

No comments:

Post a Comment